4 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak

WARTA CIANJUR- Setiap orangtua pasti ingin anaknya tumbuh dan berkembang sesuai umurnya.

Melansir laman gtkpaud.kemdikbud.go.id, berikut ini faktor yang memengaruhi perkembangan anak.

  1. Faktor internal
    Perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari diri anak sendiri, sejak anak berada di dalam kandungan.

a. Faktor bawaan (gen)

Setiap anak dilahirkan dengan membawa faktor keturunan yang diwariskan dari kedua orangtuanya yang bersifat fisik dan non fisik.

Adapun faktor keturunan yang bersifat fisik bisa bersifat normal maupun patologik. Faktor gen fisik yang normal seperti warna dan bentuk rambut, warna kulit dan lain sebagainya.

Sedangkan faktor gen yang patologik yang mungkin mempengaruhi perkembangan anak misalnya, down syndrome, thalassemia dan lain-lain.

Temperamen sebagai faktor keturunan yang bersifat non fisik juga dapat mempengaruhi perkembangan anak.

b. Kondisi Kehamilan dan persalinan

Selain itu, kondisi janin semasa kehamilan juga akan mempengaruhi perkembangan anak. Jika nutrisi dalam kandungan tercukupi, maka janin akan berkembang dengan baik.

Sebaliknya, jika gizi yang diterima selama dalam kandungan tidak tercukupi, janin akan mengalami:

hambatan saat proses perkembangan dalam kandungan
infeksi virus TORCH (toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, hepatitis) proses kelahiran seperti lahir dengan berat badan lahir rendah
asfiksia (kekurangan oksigen)
bayi lahir tidak menangis
lahir prematur
Selain gizi yang diterima ibu selama masa kehamilan, konsumsi obat yang tidak sesuai anjuran dokter juga akan mempengaruhi perkembangan janin.

  1. Faktor eksternal
    Perkembangan dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari luar diri anak, berasal dari lingkungan tempat anak tinggal.

a. Faktor ekologi

Mulai dari terjadinya pembuahan di kandungan, ekologi pengaruh lingkungan dari keluarga dan rumah, komunitas dan masyarakat mempengaruhi semua aspek dalam perkembangan.
Beberapa contoh dari faktor ekologis yang kuat adalah:

tingkat penghasilan
tercukupinya makanan dan tempat berlindung
praktik dan nilai budaya
kesehatan umum dan nutrisi
adanya perawatan untuk ibu dan anak sebelum dan sesudah kelahiran
tingkat pendidikan keluarga (tingkat pendidikan ibu adalah prediktor utama pencapaian anak di sekolah)
pengertian keluarga atas kewajiban dan tanggungjawab sebelum dan sesudah kelahiran bayi
komunikasi keluarga dan cara membesarkan anak (dicintai, dihukum; diasuh atau diabaikan)
kadar stres keluarga
struktur keluarga – orangtua tunggal atau masih lengkap
keluarga campuran atau keluarga besar
kakek nenek yang berperan sebagai orangtua
rumah tangga yang non tradisional
rumah keluarga asuh

b. Peran Gender

Pada awal kehidupan, anak mempelajari peran gender yang berlaku di dalam budaya mereka. Masing-masing anak perempuan dan laki-laki mengembangkan perilaku serta sikap dan komitmen yang didefinisikan, langsung atau tidak langsung, sebagai atribut perempuan atau laki-laki.

Perasaan anak mengenai maskulinitas dan feminitas akan dipengaruhi oleh teman bermain mereka serta kesempatan bermain, mainan jenis tontonan televisi dan terutama orang dewasa panutan (keluarga, tetangga, guru).
(Kompas.com)

One thought on “4 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published.